Langkah 2 — Anda menyusun daftar informasi yang benar-benar hendak dilindungi, dipilah menurut jenis dan tingkat kepekaannya, beserta gambaran siapa saja di pihak penerima yang akan memerlukan akses.
- Daftar kategori informasi yang akan dibuka: teknis, keuangan, data pelanggan, harga pokok, metode kerja, sumber pasokan, atau rencana usaha.
- Bentuk penyampaiannya: dokumen cetak, berkas digital, ruang data, lisan dalam rapat, atau kunjungan lokasi.
- Daftar orang di pihak penerima yang akan memperoleh akses, beserta perannya.
- Catatan langkah pengamanan yang sudah dijalankan Anda hari ini: penandaan dokumen, pembatasan akses, atau perjanjian kerahasiaan internal dengan karyawan.
- Penjelasan mengapa informasi itu bernilai ekonomi bagi usaha Anda, untuk menopang unsur.
Langkah 5 — Penyampaian draf kepada pihak lawan dan satu putaran penyesuaian atas tanggapannya.
- Draf final untuk dikirimkan.
- Catatan posisi: klausul mana yang boleh dilepas dan mana yang tidak boleh diubah.
- Tanggapan atau redline dari pihak lawan.
Langkah 6 — Penandatanganan oleh pihak yang berwenang pada kedua sisi, disertai pemeriksaan akhir atas kesesuaian nama, jabatan, dan tanggal.
- Perjanjian kerahasiaan yang telah disepakati, dibuat sekurang-kurangnya rangkap dua.
- Bukti kewenangan penandatangan: anggaran dasar, keputusan pengangkatan, atau surat kuasa.
- Identitas para penandatangan.
Daftar ini dibangkitkan dari data layanan yang sama dengan halaman layanannya, jadi keduanya tidak bisa berbeda. Kalau keadaan perusahaan Anda tidak biasa, daftar ini bisa bertambah — kami sampaikan sebelum pekerjaan dimulai, bukan di tengah jalan.
Lihat layanannyaSemua checklist